Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Selasa, 28 Februari 2012
Sukma di Selasar
Butiran salju menghujam katup jantung
lecutan berahi merasuk tiap jengkal nadi
Bangunkan sukma yang meringkuk di selasar bukit
Mari bangkit!
Tak perlu slogan gegoakan
Bukan saatnya menyusu
Apakah kau tega menetek pada tubuh ringkih itu?
Mari acuh!
Tempa diri jadi pribadi pemberani
Berdiri kuat layaknya oak
Berpendirian kokoh bak canaian intan
Mari membuntang!
Menebus seruput udara dalam luluhan lumpur
Menggurat senyum pada jasad sepuh
Menggenggam asa dalam setangkup jaya
Mari berkarya!
Weleri, 28 Februari 2012
Gagap
Menyakitkan memang
Kesenjangan penceritraan dengan pencitraan
Hanya mengira-ngira atau mendengar setengah matang
Mereka berceloteh latah
Siapa subjeknya?
Apakah perlu ber-warta agar bisa dimengerti?
Menyakitkan memang
Hanya bisa berkeluh-peluh
Tanpa solusi yang meluruh
Yah!
Menyakitkan memang
Menjadi sorang gagap di gegap gempita dunia
Weleri, 27 Februari 2012
Langganan:
Postingan (Atom)

